Menulis buku sebagaimana yang disebutkan di awal merupakan bentuk kewajiban bagi pemilik profesi dosen. Kewajiban atau adanya ketentuan dosen harus menulis buku dituangkan dalam sejumlah Undang-Undang yang menjadi dasar penetapan tersebut.
Salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Pendidikan Tinggi. Jika dicermati, pada pasal 12 ayat ke-3 ada penyebutan kewajiban dosen dalam menulis dan menerbitkan buku. Berikut bunyi pasal dalam ayat ketiga tersebut:
Dosen secara perseorangan atau berkelompok wajib menulis buku ajar atau buku teks, yang diterbitkan oleh Perguruan Tinggi dan/atau publikasi ilmiah sebagai salah satu sumber belajar dan untuk pengembangan budaya akademik serta pembudayaan kegiatan baca tulis bagi sivitas akademika.
Menulis diharapkan menjadi budaya yang dilakukan oleh para dosen di Indonesia. Hasil tulisan ini merupakan bagian dari proses transfer ilmu pengetahuan dosen kepada mahasiswa dan masyarakat luas.
Buku yang sifatnya umum, dimana menggunakan bahasa umum membuatnya bisa dibaca oleh masyarakat luas. Isinya mudah dipahami dan menjadikan ilmu yang dimiliki dosen bermanfaat bagi lebih banyak orang.
Selain itu, produktivitas dosen dalam melaksanakan kewajiban dosen harus menulis buku. Nantinya diharapkan bisa menumbuhkan semangat membaca bagi kalangan dosen dan mahasiswa. Kemudian meluas sampai ke masyarakat seluruh Indonesia.
Sebab, jika ada bahan bacaan bagus, berkualitas, dan sarat akan ilmu yang mumpuni dan bermanfaat. Mana ada orang yang menolak untuk membacanya? Tentunya, dengan adanya kewajiban bagi dosen untuk menulis dan menerbitkan buku. Maka bisa ikut andil dalam mendongkrak semangat baca masyarakat Indonesia.
Segudang Manfaat dari Menulis bagi Karir Dosen
Selain berlandaskan Undang-Undang di sejumlah pasal terkait dunia pendidikan tinggi. Kewajiban dosen dalam menulis juga perlu dibudayakan karena banyak alasan. Salah satunya ada lebih banyak manfaat bisa didapatkan dan diberikan dosen dari kegiatan menulis dan menerbitkan buku. Yaitu:
1. Menunjukan Profesionalisme Dosen
Dosen adalah sebuah profesi, siapa saja yang menekuni profesi ini ada kewajiban dan tuntutan untuk selalu tampil profesional. Dalam dunia profesi dosen ada empat kompetensi yang melekat dan perlu dikuasai oleh mereka.
Yakni mencakup kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Salah satu bentuk dan wujud profesionalisme dosen dalam menjalankan profesinya adalah mampu mengamalkan ilmu yang dimiliki baik di lingkungan asosiasi profesi maupun lingkungan masyarakat.
Wujudnya tidak hanya menyampaikan ilmu secara lisan, melainkan juga secara tulisan. Inilah alasan kenapa dosen harus menulis buku. Wujud publikasi tulisan bisa dalam bentuk hasil pemikiran berbasis riset atau hasil penelitian. Kemudian dipublikasikan dalam bentuk artikel di jurnal ilmiah.
2. Memenuhi Tuntutan Pengembangan Karir
Menulis dan menerbitkan tulisan dalam bentuk buku, jurnal, dan lain sebagainya akan mempengaruhi jenjang karir seorang dosen. Hasil karya tulis yang telah diterbitkan nantinya akan menambah angka kredit.
Angka kredit yang mencapai jumlah tertentu membuka jalan bagi dosen untuk mengajukan kenaikan jabatan. Mulai dari Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, sampai Guru Besar atau Profesor.
Tanpa menulis dan tanpa melakukan publikasi, maka dosen tidak dapat mengajukan kenaikan jabatan. Dosen bisa kehilangan banyak kesempatan akademik. Sekaligus membuat pihak kampus merugi, karena kualitas SDM dari dosen belum menunjukan kualitas mumpuni. Sehingga bisa mempengaruhi rendahnya hasil akreditasi.
3. Memberi Manfaat Finansial
Alasan tambahan kenapa dosen harus menulis buku adalah ada manfaat finansial dari kegiatan atau kewajiban ini. Menulis dan menerbitkan buku bisa menjadi sarana investasi jangka panjang bagi dosen. Sebab ada royalti.
Nilai royalti di setiap penerbit berbeda-beda, namun biasanya ada di angka 10-20% dan bahkan bisa lebih. Nilai royalti seringnya diambil dari total jumlah pembelian buku. Meskipun begitu setiap penerbit punya ketentuan tersendiri, maka dosen saat menerbitkan buku perlu mengecek surat perjanjiannya seperti apa.
Jadi, royalti umumnya cari sekali dalam setahun. Meskipun nilainya tidak sampai Rp 10 juta. Namun tentunya nilai ini sangatlah besar mengingat didapatkan rutin setiap tahun sesuai ketentuan dan kesepakatan di awal. Sehingga dosen memiliki passive income yang bisa digunakan untuk beberapa keperluan.
Semakin banyak buku yang ditulis dan diterbitkan maka semakin besar pula nilai royalti yang didapatkan. Sehingga dosen perlu semangat dalam menulis, karena produktivitas menulis akan berbuah manis dalam jangka panjang.
4. Sarana untuk Aktualisasi Diri
Menulis buku tak hanya menjadi kewajiban, namun juga memberi manfaat bagi dosen untuk bisa mengaktualisasikan diri. Sebab karya ini bisa dilihat, dibaca, dimanfaatkan, dan bisa didapatkan dari berbagai tempat dan media.
Mulai dari toko buku online maupun offline, perpustakaan, dan lain sebagainya yang merupakan buah pikiran. Sebuah karya yang diciptakan dengan sejumlah perjuangan panjang. Tentunya buku ini akan tetap abadi dan bisa diakses atau dibaca siapa saja.
Termasuk oleh anak cucu, para mahasiswa dari generasi ke generasi, sampai kepada tetangga sekitar rumah. Bayangkan jika buku yang ditulis bertengger di rak buku sebuah toko buku. Apalagi bisa berada di deretan buku best seller.
Kemudian, bayangkan juga jika buku yang ditulis kemudian dijadikan resensi oleh orang lain. Resensi ini kemudian dipublikasikan di sejumlah media massa sehingga buku yang ditulis semakin dikenal. Nama diri semakin dikenal dan memiliki sarana aktualisasi diri yang abadi.
5. Menjadi Sarana Promosi atau Branding Diri
Bagi dosen yang tidak memiliki produk akademik, maka namanya akan susah dikenal oleh masyarakat luas. Namanya hanya dikenal di lingkungan kampus tempatnya mengajar. Hanya dikenal oleh dosen lain dan mahasiswa di kampus tersebut.
bandingkan jika sudah melaksanakan kewajiban dosen harus menulis buku dan berhasil diterbitkan. Maka nama diri sendiri akan tercantum dalam sampul buku tersebut yang bisa dibeli dan dibaca masyarakat luas.
Semakin tinggi kualitas tulisan maka semakin mudah buku dibaca banyak orang dan nama penulisnya semakin dikenal. Hal ini membantu promosi diri atau branding diri agar dikenal luas. Dikenal secara positif dan dikenal sebagai ahli di suatu bidang keilmuan.
Meskipun menulis bagi dosen adalah kewajiban dan ada segunung manfaat bisa didapatkan. Sampai saat ini masih banyak dosen yang enggan menulis dengan seribu satu alasan. Jika merasa ingin bertanggung jawab atas profesi dosen yang dipilih.
Maka sejak awal perlu sadar dosen harus menulis buku. Semakin lama akan semakin terbiasa dan bisa menikmatinya. Alih-alih menjadi beban, dosen tersebut akan selalu rindu untuk menulis dan menerbitkan buku. Silahkan mencobanya.
Sumber Artikel: duniadosen.com

Baixar WhatsApp para Iphone
What an eye-opening and thoroughly-researched article! The author’s meticulousness and capability to present complex ideas in a comprehensible manner is truly commendable. I’m totally captivated by the breadth of knowledge showcased in this piece. Thank you, author, for providing your knowledge with us. This article has been a true revelation!
huge butt plugs
I do agree with all of the ideas you’ve presented in your post. They are very convincing and will definitely work. Still, the posts are too short for beginners. Could you please extend them a little from next time? Thanks for the post.
viva88.net
I’m curious to find out what blog system you happen to be working with? I’m having some small security problems with my latest blog and I would like to find something more risk-free. Do you have any solutions?
viva88
I will immediately grab your rss feed as I can not to find your e-mail subscription hyperlink or newsletter service. Do you’ve any? Please allow me recognize so that I could subscribe. Thanks.
daman game
The things i have usually told individuals is that when searching for a good on-line electronics store, there are a few variables that you have to consider. First and foremost, you want to make sure to look for a reputable plus reliable retailer that has got great reviews and classification from other people and marketplace professionals. This will ensure you are handling a well-known store to provide good assistance and assistance to the patrons. Many thanks sharing your notions on this web site.
daman game
Do you mind if I quote a few of your articles as long as I provide credit and sources back to your blog? My website is in the exact same area of interest as yours and my visitors would really benefit from a lot of the information you provide here. Please let me know if this ok with you. Many thanks!
daman game app
Thanks for the sensible critique. Me & my neighbor were just preparing to do some research on this. We got a grab a book from our local library but I think I learned more from this post. I am very glad to see such great information being shared freely out there.
daman
When I originally commented I clicked the “Notify me when new comments are added” checkbox and now each time a comment is added I get several e-mails with the same comment. Is there any way you can remove people from that service? Appreciate it!
daman game
Thanks for your useful article. Other thing is that mesothelioma cancer is generally attributable to the breathing of fibres from mesothelioma, which is a dangerous material. It can be commonly found among laborers in the structure industry who may have long exposure to asbestos. It could be caused by moving into asbestos covered buildings for years of time, Genetics plays a huge role, and some individuals are more vulnerable for the risk than others.
daman game
It is really a great and useful piece of information. I?m glad that you shared this helpful information with us. Please keep us informed like this. Thank you for sharing.